Minggu, 25 Agustus 2013

Akibat Dari Badai Matahari

. Minggu, 25 Agustus 2013
0 komentar

Selasa, 20 Agustus lalu, Matahari kembali melepaskan badai Matahari berskala besar. Akibat dari badai itu, Bumi terancam serangan awan besar atau Coronal Mass Ejection (CME) yang terdiri dari partikel super panas. Menurut Thomas Djamaluddin, ahli astronomi dan astrofisika dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), CME atau lontaran massa matahari akan memberikan semburan partikel-partikel berenergi tinggi.

"Namun, Bumi kita dilindungi oleh medan magnet. Partikel berenergi tinggi itu tidak akan menembus dan sampai membahayakan manusia di permukaan Bumi," kata Thomas kepada VIVAnews, sesaat setelah menerima Sarwono Award di LIPI, Jakarta, 23 Agustus 2013. Tapi, tambah dia, partikel berenergi tinggi itu berpotensi mengganggu satelit-satelit yang mengorbit di Bumi. Sehingga, yang menerima dampak bukan manusia secara umum, tapi manusia sebagai pengguna teknologi.

"Ketika satelit komunikasi terganggu, maka fungsi-fungsi komunikasi dan navigasi yang memanfaatkan satelit pasti juga ikut terganggu. Jadi, badai matahari tidak mengganggu manusia, hanya aktivitasnya," jelas Thomas. Dia juga menyampaikan, Bumi sudah terbiasa dengan datangnya badai matahari. Tapi, saat ini badai matahari sudah menjadi fokus penelitian para peneliti, karena sifat dari badai Matahari yang mengganggu sistem satelit komunikasi dan navigasi.

"Tahun 2012 sebenarnya puncak dari badai matahari, terjadi dalam siklus 11 tahun sekali. Tapi, kali ini hanya terjadi badai Matahari yang kecil, dan kekuatannya lebih rendah dari perkiraan peneliti," jelasnya. Sebenarnya, Bumi pernah mendapat dampak badai Matahari terparah pada tahun 1989 dan 2000. Saat itu, Daerah terparah yang terkena dampak badai Matahari berada daerah dekat kutub.

Badai Matahari telah mempengaruhi atau menginduksi jaringan listrik, sehingga menyebabkan transformator terbakar. Akibatnya, sebagian besar wilayah tidak mendapatkan pasokan listrik. "Kemungkinan hal itu terjadi lagi tetap ada. Tapi, sekarang ini sudah banyak operator satelit yang mampu mengantisipasi serangan badai Matahari," tutup Thomas.

Baca juga: Jasa Sertifikasi SDPPI.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Jumat, 23 Maret 2012

Masa Tugas Lima Tahun ke Depan

. Jumat, 23 Maret 2012
0 komentar

Janji-Blogger. Komisi II DPR telah memilih tujuh anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan lima anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk masa tugas lima tahun ke depan. Satu di antara anggota Bawaslu yang lolos adalah dosen Universitas Hasanuddin (Unhas), Muhammad Alhamid. Muhammad mengatakan, terpilihnya sebagai anggota Bawaslu merupakan amanah besar yang pernah dia emban selama hidupnya. Untuk memaksimalkan kinerjanya, dia meminta dukungan semua pihak agar pengawasan dan pemantauan terhadap pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang berjalan secara demokratis. Dia juga meminta dukungan kepada media massa dan perguruan tinggi agar gesekan dan persaingan tidak sehat di pemilu bisa dihindari.

“Semoga ini bisa saya pikul karena ini merupakan amanah besar.Karena itu saya minta dukungan seluruh kerabat, sahabat, dan kawan-kawan semua,” katanya kepada SINDO saat dihubungi dari Jakarta tadi malam. Muhammad memperoleh 45 suara, Nasrullah 36 suara, Endang Wihdatiningtyas 35 suara, Daniel Zuchron dan Nelson Simanjuntak 24 suara.Sementara tujuh dari anggota KPU yang terpilih tak satu pun berasal dari daerah ini.Mereka adalah Arif Budiman (Ketua KPU Jatim), Ida Budhiati (Ketua KPU Jateng), Sigit Pamungkas, Husni Kamil Manik (KPU Sumbar), Ferry Kurnia Rizkiansyah (Ketua KPU Jabar), Hadar Navis Gumay (Cetro),dan Juri Ardiantoro (Ketua KPU DKI Jakarta).

Komposisi KPU dan Bawaslu yang dipilih melalui voting di Komisi II DPR itu dinilai sudah ideal karena dari segi kompetensi mewakili semua unsur.“Kalau dari segi kompetensi itu kan memang sudah selesai di timsel (tim seleksi) dan kami anggap nama yang diserahkan oleh Timsel semuanya di atas standar.Namun setelah kita melakukan fit and proper test,mengklarifikasi informasi yang masuk dan ini bagian dari pendalaman kita untuk melihat integrirtasnya,inilah hasilnya yang menurut kami sudah cukup ideal,”kata Wakil Ketua Komisi II DPR Ganjar Pranowo seusai pemilihan anggota KPU dan Bawaslu, di Gedung DPR, Jakarta,kemarin.

Hingga saat ini,Muhammad masih terdaftar sebagai salah satu dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Mantan Ketua Panwas Sulsel ini satu-satunya calon anggota Bawaslu yang masuk 10 besar dari Sulawesi. Menurut dia, untuk mengoptimalkan peran Bawaslu,yang pertama harus dilakukan adalah dengan mengubah regulasi. Hal ini perlu dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi dan peran Bawaslu sebagai lebaga pengawas dalam pesta demokrasi di Indonesia.

“Untuk mengoptimalkan fungsinya,aturan atau regulasi yang harus diubah adalah fungsi Bawaslu yang tidak hanya sebagai lembaga yang bisa memberikan rekomendasi, tapi juga diberikan kewenangan sampai tahap eksekusi,” kata Muhammad. Dalam pengalaman dan aturan yang ada sekarang, pelanggaran yang ditemukan oleh lembaga pengawas akan direkomendasikan pada dua lembaga lain,yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) jika terjadi pelanggaran administrasi, dan pihak kepolisian jika jika itu pelanggaran pidana. Menurut Ganjar Pranowo, dari pemaparan saat uji kelayakan dan kepatutan kemampuan para calon cukup mengesankan.

Karena itu, pertimbangan yang kemudian dijadikan dasar untuk memilih mereka selain faktor integritas juga bagaimana leadership dan kemampuannya kerja tim. Hal itu penting karena di KPU sistem pengambilan keputusannya kolektif kolegial. Selain itu, fisi untuk pemilu dan demokrasi ke depan juga dinilai bagaimana masing-masing calon telah menyampaikan pemikiran dan gagasannya. Dan terakhir,yang juga menjadi pertimbangan adalah menentukan komposisi yang ideal untuk mereka yang menduduki jabatan anggota KPU.

Komisioner yang terpilih, kata dia, lengkap dari sisi latar belakang kemampuan dan pengalamannya yakni dari praktisi (KPU provinsi), intelektual atau akademisi, dan aktivis dari LSM atau pegiat pemilu. “Komposisinya cukup lengkap, ini termasuk ideal dari segi kompetensi. Kita punya harapan besar mereka bisa menjadi penyelenggara pemilu yang bagus sekaligus bisa menjaga independensi,”jelasnya.

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, dalam proses fit and proper test, ada satu hal dia lihat dari ke 14 calon yang menjadi kesamaan mereka, yakni menjatuhkan pilihan untuk menyalahkan KPU yang ada saat ini. Bagi mereka, KPU saat ini tidak becus menyelenggarakan pemilu. “Karena itu, menurut saya mereka yang sudah terpilih harus mampu menunjukan kualitas bahwa mereka lebih baik dari yang ada saat ini,”ungkapnya.

Nurul juga menilai bahwa mereka yang telah terpilih itu merupakan paduan dari komposisi akademisi,penyelenggara pemilu, LSM, mewakili daerah dan memiliki komunikasi yangbaik.Namun,Nurulsedikit kecewa karena perempuan yang terpilih hanya satu yakni Ida Budhiati.Karena hanya satu anggota yang perempuan, Nurul akan mendorong agar nanti Ida yang menjadi Ketua KPU. “Kita akan dorong Ida untuk jadi ketua, untuk kompensasi bahwa dia satu-satunya perempuan.

Dari segi keilmuan yang bersangkutan multi ilmu sehinga sangat mampu,”ujarnya. Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jeirry Sumampaw mengatakan, namanama yang terpilih dari segi kapasitas dna kemampuan cukup mumpuni. Mereka semua bisa diharapkan untuk mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang lebih baik.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Syahrul Yasin Limpo dan Ilham Arief Sirajuddin

.
0 komentar

Janji-Blogger. Persaingan Syahrul Yasin Limpo dan Ilham Arief Sirajuddin untuk merebut dukungan di Kabupaten Bantaeng pada Pemilihan Gubernur Sulsel mendatang diprediksi ketat. Berdasarkan hasil survei Insert Institute, Syahrul saat ini masih unggul dengan tingkat elektabilitas sebesar 37%.Tingkat keterpilihan ini diperoleh Syahrul ketika dia disimulasikan berpasangan dengan Agus Arifin Nu’mang. Adapun Ilham Arief Sirajuddin masih tertinggal di angka 22%. Namun, Ilham diprediksi akan terus mendekati elektabilitas Syahrul tersebut dengan pertimbangan pergerakan yang dilakukannya ke daerah ini tergolong intens dan massif. Survei Insert ini melibatkan 440 orang yang sampelnya diambil dari seluruh kelurahan dan kecamatan.

Survei digelar pada 17-20 Februari lalu. Insert juga menemukan jumlah pemilih mengambang (swing voter) yang tergolong tinggi di Bantaeng, yakni mencapai 40%. Direktur Insert Institute Muh Aris mengatakan, massa mengambang ini akan menjadi rebutan Syahrul dan Ilham. Menurut analisa Aris, arah dukungan massa mengambang ini bergantung pada kecenderungan Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah. Siapa figur calon gubernur yang didukung bupati bantaeng dua periode itu, maka dialah yang berpeluang menang di Bantaeng.

“Kita lihat saja ke mana dukungan Nurdin.Kalau ke Syahrul, maka peluang memenangkan Bantaeng itu sangat besar. Begitupun jika dia mendukung Ilham-Aziz,” papar Aris kemarin. Diketahui, Nurdin selama ini dinilai sebagai salah satu kepala daerah di Sulsel yang tidak memiliki beban pada pilgub kali ini.Alasannya, dia tidak terikat sebagai ketua atau kader dari dua partai besar yang mengusung Syahrul dan Ilham,yakni Golkar dan Demokrat. Faktor lainnya, kepala daerah berlatar belakang pengusaha itu juga cukup adil dalam memperlakukan kandidat.

Misalnya, dia menghadiri kegiatan dua kandidat yang digelar di wilayahnya. Terakhir, Nurdin ikut hadir di acara sosialisasi Ilham, dan sempat membawakan sambutan.Hal sama ditunjukkan jika Syahrul berkunjung ke daerah di selatan Sulsel ini. Sementara itu, Nurdin Abdullah yang dikonfirmasi terkait survei Insert yang menyebutnya sebagai penentu itu di Bantaeng, memilih merendah.

Dia mengaku belum bisa berkomentar banyak soal pilgub,apalagi sejauh ini belum ada kandidat yang resmi.Adapun nama yang muncul belakangan ini baru bakal calon yang melakukan sosialisasi. Kendati demikian, dia mengatakan bahwa warga Bantaeng sudah cerdas dalam berpolitik sehingga nanti dapat memilih pemimpin yang terbaik,termasuk di pilgub. “Warga Bantaeng itu pemilih cerdas. Saya hanya mengajak semua berdoa agar Bantaeng tetap aman,”ujar Nurdin.

Sementara itu, terkait peluang Syahrul dan Ilham di pilgub, Muh Aris mengatakan, kendati Syahrul masih unggul, tapi itu masih rawan karena pilgub masih menyisakan waktu sekitar 10 bulan.Apalagi Ilham-Aziz gencar melakukan sosialisasi di daerah ini. Berdasarkan pantauan, selama satu bulan terakhir, Ilham- Aziz saling bergantian menggalang dukungan di daerah yang memiliki jumlah pemilih sekitar 100.000 orang. Ilham kebanyakan melakukan penetrasi di wilayah kota, dan Aziz menggarap pelosok-pelosok.

Ilham saat dikonfirmasi, mengaku memberikan apresiasi kepada warga Bantaeng yang disetiap kunjungannya selalu menyambut dengan baik, termasuk para pejabatnya yang dianggap tidak takut atau menghindar saat dia datang. “Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Pak Nurdin, karena di pelantikan Demokrat Bantaeng, beliau berkenan hadir. Intinya mereka menyambut kami,” papar Ilham secara terpisah. Disinggung target kemenangannya, wali kota Makassar dua periode itu menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat. Alasannya penentu kemenangan adalah warga.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’- mang

.
0 komentar

Janji-Blogger. Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’- mang kembali berkunjung ke daerah untuk menggalang dukungan menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2013. Kemarin, bakal calon pendamping Syahrul Yasin Limpo di pilgub ini mengunjungi tiga kabupaten hanya dalam waktu sehari.

Tiga daerah tersebut, yakni Pangkep, Barru, dan Pinrang. Di Pangkep dan Barru, Agus membuka Musyawarah Daerah (Musda) Pemuda Panca Marga (PPM).Agus yang merupakan politikus kelahiran Sidrap ini,hadir dalam kapasitasnya sebagai ketua PPM Sulsel. Di Pinrang, Agus mengikuti perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.Agus hari ini direncanakan kembali melakukan silaturahmi dengan masyarakat Desa Marumpa,Kecamatan Marusu,Maros.

Selain membuka Musda PPM di Pangkep,Agus juga menemui tim pemenangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) Jilid II di Kecamatan Ma’rang,Pangkep. Di depan puluhan sukarelawan, dia membakar semangat kader agar konsisten dan bekerja keras memenangkan Sayang Jilid II untuk kedua kalinya. Dia juga meminta pendukungnya menyukseskan program pendidikan dan kesehatan gratis yang menjadi program andalan pemerintahan Sayang.

“Masyarakat harus menjaga keamanan agar program pemerintah yang berpihak kepada rakyat berjalan baik. Program ini sudah berlangsung sangat baik di Pangkep,”ujar dia. Sekretaris Relawan Pangkep Bersama Sayang, M Musa, menegaskan, komunitasnya siap memenangkan Sayang Jilid II di pilgub mendatang.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Ilham Arief Sirajuddin

.
0 komentar

Janji-Blogger. Polres Gowa berjanji mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap konvoi kendaraan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Kecamatan Bontonompo, Gowa, Minggu (18/3). Bahkan, Camat Bontonompo Alimuddin Tiro segera dipanggil polisi untuk dimintai keterangan perihal peristiwa yang membuat salah satu kendaraan rombongan Ilham itu rusak. Kepala Subbagian Humas Polres Gowa AKP Andry Lilikay mengatakan, Camat Bontonompo akan dimintai keterangan setelah dia selesai memenuhi panggilan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo. “Camat Bontonompo dianggap mengetahui kejadian tersebut karena berada di wilayahnya sehingga dia dipanggil penyidik Polres.Insya Allah,setelah dia dipanggil Bupati, kami juga akan mintai keterangan,” ujar dia,kemarin.

Dia juga mengaku serius mengusut tuntas kasus kriminal tersebut. Polisi sudah membentuk tim untuk mengawasi beberapa warga yang sudah diidentifikasi sebagai pelaku penyerangan iringiringan kendaraan Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel itu. “Insya Allah, dalam waktu tidak lama lagi para pelaku akan diamankan. Kami tidak akan main-main dalam kasus ini,”katanya. Sementara itu,Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo akan memanggil Camat Bontonompo Alimuddin Tiro untuk dimintai penjelasan terkait penyerangan konvoi Ilham itu.

Pemanggilan itu dibenarkan Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Gowa Arifuddin Saeni, kemarin. Menurut dia, Camat Bontonompo dipanggil untuk menjelaskan kronologis kejadian tersebut. “Memang benar Camat Bontonompo dipanggil Bupati untuk menjelaskan kejadian yang menimpa Pak Ilham,” ungkap Arifuddin, kemarin.

Sebelumnya Camat Bontonompo Alimuddin Tiro mengatakan, penyerangan dan perusakan kendaraan milik Ilham itu tidak memiliki motif apa pun selain terjadi karena spontanitas sekelompok orang. Saat kejadian, saya tidak ada di tempat. Kejadiannya juga di Kelurahan Tamallayang, jauh dari rumah saya.Info yang saya terima, kejadian itu karena spontanitas,”tutur dia.

Klik disini untuk melanjutkan »»